Slider
Ki Hadjar Dewantara
" Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani "

Berita dan Informasi

Informasi terbaru seputar Teaching Factory SMK Negeri 1 Klaten

  • Kompetensi Keahlian Pelajar SMK Terus Dikembangkan

    JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 18 sekolah menengah kejuruan (SMK) mengikuti program Peningkatan Kualitas Sekolah Menengah Kejuruan, yakni peningkatan kualitas tenaga kerja terampil yang dimulai dengan menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri.

    Read more...
  • Mendikbud Dorong SMK Se-Indonesia Melek Teaching Factory

    Kudus - Mendikbud, Muhajir Effendy, mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia untuk melaksanakan program Teaching Factory. Program tersebut menghubungkan antara dengan dunia industri atau usaha yang memiliki kesamaan bidang keterampilan.

    Read more...
  • The polls that prove caste

    Eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi. Eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi. Et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam.

    Read more...
SDM Yang Kompeten
100%
Pengetahuan
100%
Keterampilan
100%
Sikap
100%

Konsep TEFA

Konsep teaching factory menemukan adanya beberapa faktor yaitu:
  1. Pembelajaran keterampilan murni yang biasa saja tidak cukup.
  2. Siswa dan Guru melalui pembelajaran yang berbasis produksi, mendapat pengalaman langsung menggandengkan berbagai komponen kompetensi dalam satu ikatan.
  3. Pengalaman, pembelajaran berbasis team yang melibatkan siswa, guru dan partisipasi industri memperkaya proses pendidikan dan memberikan manfaat yang nyata bagi semua pihak.

Pembelajaran TEFA

Pembelajaran Teaching Factory diterapkan antara lain :
  1. Sebagai salah satu Mata Pelajaran.
  2. Sebagai pembelajaran kewirausahaan.
  3. Menjadi bagian integral dari materi Bimbingan Karir dan Pengembangan Kreativitas dan Program Pengembangan Diri.
  4. Sebagai pembelajaran produktif di SMK.
  5. Sbagai bagian dari tugas akhir siswa.
  6. Sebagai pembelajaran yang berbasis tematik integratif di SMK.